Green House Lezatta, Agrowisata Mini Yang Sedang Naik Daun

Konsep agrowisata memang bukan konsep baru di Indonesia, tetapi di Sumatera Barat konsep ini masih anyar. Biasanya lokasi wisata di Sumatera Barat kebanyakan mengandalkan keindahan alam saja, di Lezatta mereka meramu hasil alam menjadi destinasi wisata menarik. Pada mulanya Lezatta yang belum genap setahun beroperasi ini adalah green house untuk pembibitan. Berbagai macam sayuran, buah-buahan dan bunga-bungaan pembibitannya dilakukan di sini. Bahkan untuk anggrek saja, menurut Elvi, satu-satunya insinyur pertanian yang bekerja di Lezatta, tersedia ratusan jenis. Mulai dari yang biasa saja hingga yang langka, dijual dengan harga bervariasi per pot.

Walaupun sebetulnya Lezatta ini adalah usaha pembibitan, tapi aku akan membahasnya lebih banyak dari sudut pariwisata. Green house ini tidaklah terlalu luas, hanya lebih kurang 400 m2 dan terletak persis di tepi jalan sekitar 12 kilometer dari Bukittinggi ke arah Payakumbuh. Untuk masuk ke dalam, pengunjung diharuskan membayar Rp 10.000,- per orang. Kebanyakan pengunjung bukanlah untuk mencari tahu mengenai proses pembibitan, tetapi hanya untuk berfoto-foto. Pengelola lumayan cerdik mendesign lokasi sempit ini sebagai tempat berfoto. Sayangnya aku beberapa kali terkecoh karena ternyata banyak juga bunga plastik menghiasi interior.

Di dalam juga tersedia kafe kecil yang dirancang seolah menyatu dengan alam. Memang tidak luas, tetapi cukup nyaman untuk tempat istirahat. Dari pintu masuk hingga ke tempat pembibitan dihiasi dengan aksesori warna-warni. Sekali lagi sangat disayangkan aksesori berupa bunga-bungaan plastik terlalu banyak. Ketika kutanyakan kenapa begitu, mereka beralasan bahwa itu ditujukan hanya untuk membuat lokasi foto, yang memang paling banyak digunakan, tetap semarak dan berwarna warni. Karena tanaman yang ada tidak selalu berbunga setiap saat. Mungkin ini ada benarnya juga. Tetapi alangkah lebih baik lagi kalau bunga plastik ini tidak ada.

Ruang pembibitan terletak di bagian paling belakang. Di sini, selain bibit sayuran, ratusan jenis bunga kaktus bisa kamu temukan. Tetapi tampaknya tidak terlalu banyak jenis tanaman lain yang ada di sini. Lebih lucu lagi di sini juga digantung bunga-bunga plastik. Pengunjung juga bisa berfoto di sini. Ruang ini tidak terlalu besar, hanya memuat 4 deret meja pembibitan yang berisi pot-pot kecil tersusun rapi.

Satu-satunya ruangan yang tidak ada bunga plastik adalah ruang pembibitan anggrek. Di sinilah bisa ditemukan ratusan jenis anggrek yang kumaksud di bagian pertama tulisan ini. Tidak semua pengunjung diperbolehkan masuk ke sini. Anak-anak dan remaja yang memang hanya datang untuk berfoto-foto tidak diperbolehkan masuk, karena anggrek memerlukan perawatan khusus. Anak-anak dan remaja cenderung jahil, mereka tergoda untuk memegang berbagai bunga yang indah tersebut, bahkan ada yang coba memetiknya. Padahal soal memegang dan memetik ini sudah diberitahukan. Orang dewasa yang masuk ke ruangan ini pun harus dikawal oleh petugas dan tidak diperkenankan sekaligus dalam jumlah banyak.

Untuk mengelilingi seluruh lokasi memang tidak butuh waktu yang terlalu lama, 1 jam sudah cukup. Itupun sudah termasuk waktu untuk bertanya-tanya tentang produk pembibitan. Sebenarnya sih pengunjung yang seharinya bisa ratusan dan ribuan di hari libur tidak terlalu peduli dengan teknis pertanian. Mereka lebih banyak hanya berfoto di sini. Berfoto dengan latar belakang dan suasana warna-warna memang selalu menarik.

Galeri Foto

Secara umum ini adalah terobosan buat destinasi wisata, setiap aku berkunjung ke lokasi-lokasi wisata di Sumatera Barat, aku selalu menyarankan agar jangan lupa menanam bunga warna-warni untuk menambah keindahan. Berikut adalah catatanku untuk pengelola: Sediakan katalog tanaman di dekat pintu masuk, karena petugas penjual tiket seperti tidak menguasai tentang apa saja yang ada di green house ini. Kurangi bunga-bunga plastik dan perbanyak variasi bunga yang berwarna warni. Setiap petugas sebaiknya diharuskan untuk menguasai produk agar bisa menjawab pertanyaan pengunjung yang ingin bertanya tentang produk pertanian.